Rel Berbahan Komposit, Solusi untuk Rel Kereta Api Indonesia
INTIBERITA
Sehubungan dengan hal itu, moda transportasi di Indonesia terus melalukan pembenahan dan perbaikan, termasuk moda transportasi kereta api. Pembenahan dan perbaikan di sini utamanya menyangkut masalah keamanan lalu-lintas kereta api.
Masalah yang menjadi perhatian di kereta api adalah pintu perlintasan menggunakan kabel yang dipasang secara berdampingan di sepanjang rel kereta api. Padahal kebanyakan rel kereta api di Indonesia terbuat dari bahan baja yang bersifat menghantarkan listrik.
Kondisi ini membuat rel kereta api berpotensi teraliri listrik liar, termasuk yang berasal dari petir. Oleh sebab itu, dibutuhkan isolator listrik yang dapat mengurangi risiko akibat listrik liar dan dapat menyebabkan gangguan sistem elektronik persinyalan.
Menjawab permasalahan tersebut, Ir. Kuntari Adi Suhardjo, Inovator IRJ dari Balai Besar Bahan dan Barang Teknik Kementerian Perindustrian, mengembangkan inovasi terbaru dengan pemasang rel berisolasi atau Insulated Rail Joint (IRJ) di sambungan rel.
"Untuk mengurangi risiko akibat listrik liar yang dapat mengganggu sistem elektronik persinyalan, diperlukan isolator listrik dengan memasang IRJ pada sambungan relnya," kata Kuntari, dikutip Tekno Liputan6.com dari Kumpulan 20 Karya Unggulan Teknologi Anak Bangsa yang dirilis Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi, Minggu (26/6/2016).
Tak hanya berfungsi sebagai isolator, IRJ juga harus mempunyai kekuatan menahan beban statis dan dinamis dari rangkaian gerbong kereta api.
GAME CARD


Blogger Comment
Facebook Comment