Ibcqq

IBCQQ.COM - Sri Mulyani Bicara Soal 'Perfect Storm' di Ekonomi Negara Berkembang

Sri Mulyani Bicara Soal Perfect Storm di Ekonomi Negara Berkembang
IBCQQ.COM - Dalam acara tatap muka di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) pagi ini, mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan 'perfect storm' yang melanda negara-negara berkembang di seluruh dunia kepada para mahasiswa-mahasiswi UI maupun peserta umum yang hadir.

"Negara-negara berkembang yang selama dua dekade terakhir menjadi mesin pertumbuhan dunia, saat ini menghadapi tantangan berat, ibarat badai yang datang bersamaan secara sempurna, atau 'perfect storm'," kata Sri saat ceramah di Kampus UI, Depok, Selasa (26/7/2016).

Perfect strom ini berupa melemahnya ekonomi dan perdagangan dunia, perlambatan dan perubahan struktural ekonomi China, rendahnya harga-harga komoditas, menurunnya aliran modal ke negara berkembang, meluasnya konflik dan serangan terorisme, serta perubahan iklim global. 

"Saya baru kembali dari Argentina minggu lalu, di mana melemahnya ekspor ke China telah melemahkan ekonomi di Argentina, yang memiliki 35% ekspor ke China," tuturnya. 

Negara-negara pengekspor komoditas, dengan jutaan penduduk miskin, mengalami pukulan paling keras. Sebanyak 40% revisi penurunan ekonomi dunia berasal dari kelompok negara-negara ini. 

"Kondisi seperti ini memerlukan kerja sama yang semakin erat dan kuat dan koordinasi kebijakan antar negara. Kerja sama ini dapat membangun kembali kepercayaan, dan menghilangkan halangan perdagangan dan investasi untuk menunjang produktivitas dan memulihkan pertumbuhan ekonomi," papar Sri.

Namun yang terjadi di dunia adalah sebaliknya. Di berbagai belahan dunia, populisme tengah bangkit dan bahkan meluas. 

"Kesediaan untuk bekerja sama antar negara berada pada titik terendah sepanjang sejarah. Apa yang terjadi di Inggris dengan keputusan untuk keluar dari Uni Eropa (Brexit) adalah salah satu contoh," tutup Sri.
(ang/ang) 
Share on Google Plus

About transmedia

    Blogger Comment
    Facebook Comment