Ibcqq

IBCQQ.COM - Di Depan Petinggi Negara Islam, Jokowi: 2016 Tahun Penuh Tantangan

Di Depan Petinggi Negara Islam, Jokowi: 2016 Tahun Penuh Tantangan
IBCQQ.COM - World Islamic Economic Forum (WIEF) digelar. Delapan Kepala Negara beserta Menteri dari 18 Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) hadir dalam perhelatan akbar bertajuk 12 th World Islamic Economic Forum (WIEF) yang bertempat di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka acara tersebut.

Dalam sambutannya, Jokowi menyinggung soal krisis ekonomi global 2008 silam dan tantangan ekonomi saat ini. Jokowi menilai, tahun ini sebagai tahun yang penuh tantangan.

"2016, telah bergulir menjadikan tahun ini tahun yang penuh tantangan, 8 tahun setelah krisis ekonomi global, perdagangan global berada dititik terendah, ekspor global menurun dari tahun lalu, dari US$ 10 triliun dari obligasi pemerintah terbesar di dunia, sepertiganya memiliki suku bunga nol," sebut dia.

Dapat dikatakan, kata Jokowi, situasi politik di berbagai dunia tidak dapat diprediksi awal abab ini. Dalam situasi global saat ini, komunitas muslim seluruh dunia harus bergerak maju.

"Masyarakat muslim memiliki demografi yang baik dibanding lainnya, umur rata-rata pemuda muslim 23 tahun. Sedangkan median umur komunitas Islam di seluruh dunia adalah 30 tahun," tuturnya.

Menurut Jokowi, keuangan syariah hingga saat ini industri yang bernilai jutaan dolar, nampak dari selera Islam dalam dunia fashion dan kuliner, seni artirtektur berkembang dengan cepat dan menciptakan ekonomi yang baru.

Namun, diakui masyarakat muslim menghadapi tantangan yang besar, kita juga mengalami tingkat pengangguran yang tinggi, khususnya anak muda.

"Kita didorong memutuskan berintegrasi dengan lain, di media sosial teknologi. Apabila tidak mendidik masyarakat dan melatih, maka dunia akan meninggalkan kita. Kita hidup di era yang penuh dengan di mana inovasi tidak bisa ditinggalkan, robot, rekayasa genetik, pada saat yang sama kita hidup di zaman yang tidak stabil, kesenjangan pendapatan, dan tantangan lainnya," ujar Jokowi.

Pemulihan ekonomi masih rentan, inovasi dapat menciptakan pemenang dan pencundang, ketika inovasi besar menciptakan pemenang besar, tapi tetap harus berhati-hati, inovasi yang hanya sebatas inovasi yang berdasarkan kerakusan. Inovasi akan membuat sebagian orang sangat kaya, sebaliknya tanpa inovasi orang akan tertinggal.

"Tidak ada jalan pintas. Tidak ada tongkat sihir untuk menghadapi tantangan tersebut. Kita harus bekerja sama membangun sistem yang mendidik anak kita dan melatih keterampilan dan sikap anak muda," ucap dia.

"Bagi kita, yang masih memiliki kantong-kantong kemiskinan, kita harus memecahkan masalah tersebut dengan menjamin ketersediaan listrik. Air bersih, transportasi, kita harus memastikan rakyat kita hidup di tempat aman dan nyaman, kita harus menjamin pangan yang terjangkau. Saya yakin di Jakarta saat ini kalian akan memberikan kontrubisi yang berarti masyarakat muslim yang adil dan sejahtera di seluruh dunia," pungkasnya.
(drk/dnl) 
Share on Google Plus

About transmedia

    Blogger Comment
    Facebook Comment