Suhu politik jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 mulai terasa panas. Antar bakal calon gubernur seolah menabuh genderang pertanda dimulainya perang, padahal waktu kampanye terbilang masih lama
Salah satunya relawan dari calon petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Bersama timnya, dia mulai bergerak membuat posko pemenangan dengan nama Rumah Lembang yang berlokasi di di Jalan Lembang Nomor 25 dan 27, Menteng, Jakarta Pusat.
Posko ini menjadi pusat silaturahmi, informasi, koordinasi dan komando untuk para partai politik (Parpol) pendukung, relawan, ormas, organisasi kepemudaan serta seluruh masyarakat yang mendukung Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Posko ahok yang diberikan nama Rumah Lembang ini adalah tempat berkumpul seluruh elemen publik yang bersimpati terhadap Ahok dan mendukung Pak Ahok untuk kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta di 2017 sampai 2022," kata juru bicara Tim Pemenangan Ahok, Wibi Andrino, Kamis (25/8).
Wibi mengatakan, jika Rumah Lembang adalah jembatan seluruh elemen masyarakat untuk memberi masukan dan usulan bagi semua pendukung Ahok. Selain itu, tempat ini juga sebagai perekat antar Parpol pendukung Ahok semisal, NasDem, Hanura, Golkar dan Relawan Ahok.
Ketua DPP Partai NasDem Martin Manurung menyatakan jika Rumah Lembang bukan hanya sebagai kantor tim pemenangan semata. Melainkan, sebagai rumah bagi seluruh warga DKI Jakarta.
"Rumah Lembang ini bukan sekedar kantor. Tapi rumah bagi seluruh warga Jakarta yang dukung pemerintah Jakarta yang baik dan bekerja untuk rakyatnya," kata Martin.
Menurut Martin, Partai NasDem sejak awal sudah gila-gilaan untuk memuluskan kembali Ahok sebagai orang nomor satu di Jakarta. Salah satunya, ikut bergerak dalam pengumpulan KTP untuk Ahok.
Sedangkan, Wasekjen Partai Hanura sekaligus Jubir Tim Pemenangan Ahok, Pradana Indraputra menyebut Rumah Lembang adalah bukti kesolidan dari para elemen pendukung Ahok. Dia mengundang semua warga Jakarta datang ke Rumah Lembang untuk bersilaturahmi.
"Kami mengundang warga Jakarta datang bersilaturahmi ke rumah lembang untuk menyampaikan aspirasi dan harapan-harapannya untuk Jakarta yang lebih baik ke depannya," jelas Pradana.
Sementara itu, Sekertaris Tim Pemenangan Ahok, Amalia Ayuningtyas menuturkan jika tujuan dibuatnya Rumah Lembang agar tim pemenang Ahok lebih mudah melakukan konsolidasi.
"Jadi kita mencari posisi yang pas, yang di tengah-tengah, yang semua orang juga bisa ikut update soal kegiatan dukungan Ahok. Makanya ada Rumah Lembang ini," ujar Amalia.
Amalia membantah bila Rumah Lembang seperti konsep Jokowi-Ahok di Pilgub 2012 lalu. Namun, dia mengakui ada kemiripan hanya modelnya saja yang beda.
"Enggak juga sih, soalnya kan ini juga, enggak tahu juga temen-temen relawan Jokowi dulu kan juga dukung Ahok sekarang. Enggak diarahkan ke sana tapi ya memang kaya gitu," ucap Amalia.
"Lagian kalau mau polling bikin nama kan sudah juga, masa pakai akun twitter Teman Ahok atau Nasdem, atau Golkar entar ka enggak enak, makanya untuk lebih sederhana biar lebih cepat juga ada tempat ngumpul juga jadi kalau konsolidasi jadi enggak bingung juga cari tempat," tambah Amalia.
Amalia mengklaim Rumah Lembang yang akan diresmikan merupakan sumbangan dari relawan Ahok. Dua rumah yang bersebelahan ini sengaja disewakan oleh seorang relawan hanya untuk membantu tim pemenangan Ahok di Pilgub DKI 2017 mendatang.

Blogger Comment
Facebook Comment