Presiden Joko Widodo akan mengajak Presiden Republik Filipina, Rodrigo Duterte, blusukan ke Tanah Abang. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, tidak akan mendampingi kegiatan kedua kepala negara itu.
"Kaya engga deh (ke Tanah Abang)," kata Ahok, sapaannya, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/9).
Dia yakin Jokowi juga tak masalah dirinya tak ikut mendampingi. "Presiden kan kita dari dulu sepakat Pak Jokowi kalau Jokowi turun saya kerja. Pak Jokowi mah ngerti banget deh," klaimnya.
Untuk diketahui, Presiden Jokowi rencananya akan menemani Rodrigo Duterte ke Tanah Abang pada pukul 14.00 WIB. Setelah itu, keduanya akan melakukan pertemuan bilateral di Istana Merdeka pada pukul 16.00 WIB. Malam harinya, akan dilanjutkan dengan jamuan makan malam bersama.
Sebelumnya, Seskab Pramono Anung menyebut, alasan Jokowi mengajak Duterte blusukan karena ingin mencontohkan gaya blusukannya ke kepala negara lainnya. Jokowi kerap blusukan untuk melihat langsung permasalahan di lapangan dan berinteraksi dengan warga. Gaya blusukan ini pernah dia lakukan saat gubernur DKI.
"Kaya engga deh (ke Tanah Abang)," kata Ahok, sapaannya, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/9).
Dia yakin Jokowi juga tak masalah dirinya tak ikut mendampingi. "Presiden kan kita dari dulu sepakat Pak Jokowi kalau Jokowi turun saya kerja. Pak Jokowi mah ngerti banget deh," klaimnya.
Untuk diketahui, Presiden Jokowi rencananya akan menemani Rodrigo Duterte ke Tanah Abang pada pukul 14.00 WIB. Setelah itu, keduanya akan melakukan pertemuan bilateral di Istana Merdeka pada pukul 16.00 WIB. Malam harinya, akan dilanjutkan dengan jamuan makan malam bersama.
Sebelumnya, Seskab Pramono Anung menyebut, alasan Jokowi mengajak Duterte blusukan karena ingin mencontohkan gaya blusukannya ke kepala negara lainnya. Jokowi kerap blusukan untuk melihat langsung permasalahan di lapangan dan berinteraksi dengan warga. Gaya blusukan ini pernah dia lakukan saat gubernur DKI.

Blogger Comment
Facebook Comment