Ada pemandangan yang unik di depan gerbang masuk Balai Sudirman sore ini. Di depan gerbang ada delapan pemuda berbaris dengan tubuh yang dicat merah dan putih.
Di tubuh masing-masing pemuda itu tertulis satu huruf yang bila disatukan berbunyi ‘STOP SARA’. Kemudian di sebelahnya berbaris pemuda-pemudi yang membentangkan spanduk dengan tulisan ‘Pilihan Boleh Beda, Jauhi Issue SARA!!! (Pilkada Siap Menang Siap Kalah)’.
Menurut koordinator aksi dari Lintas Pemuda Etnis Nusantara, Andriano AR, mereka prihatin dengan maraknya isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA). Apalagi Isu tersebut beredar di masa Pemilihan Kepala Daerah
Kita independen dari Lintas Pemuda Etnis Nusantara. Kita pemuda dari bermacam-macam suku. Ada yang dari Anambas, Aceh, Medan, Jakarta dan Jawa kita amenyerukan kita di sini satu,” tegas Andriano, di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (24/10/2016).
“Apalagi Jakarta itu pilarnya indonesia. Kita ingin Pilkada sukses, aman, dan damai. Untuk calon harus siap menang dan siap kalah,” sambungnya.
Andriano menampik bila aksinya terkait dengan salah satu calon. Dia menegaskan komunitas ini netral dan gelisah dengan isu SARA yang memicu gesekan.
“Enggak ada sama sekali Ahok, tidak ada Agus, tidak ada Anies, kita netral di sini. Spontan inisiatif sendiri. Kita ingin Pilkada bersih,” jelasnya.
“Keprihatinan kita takutnya Jakarta sebagai pilar, setelah Pilkada beredar SARA ada calon yang tidak siap menang ada yang tidak siap kalah. Dengan aksi ini kita ingin menunjukkan ada kita yang masih cinta persatuan bangsa ini,” tambahnya.
Andriano pun berencana akan menggelar agenda yang sama di daerah lain. Mereka ingin semangat Bhineka Tunggal Ika tetap bersemayam di jiwa masyarakat Indonesia.
“KTP kami memang bukan Jakarta tapi kami menggambarkan kita yang bukan hanya Jakarta peduli dengan pilarnya Indonesia. Kami berinisiatif, pemuda dari berbagai suku bangsa jagalah kebhinekaan kita,” ujarnya.
“Kebetulan mulanya terjadinya di Jakaera, nanti kami bisa juga ke Banten atau daerah lain yang masih terjangkau oleh kita,” tuutpnya

Blogger Comment
Facebook Comment