
Tak terima dituding tidak maksimal dalam putaran pertama Pilgub DKI, Partai Hanura mengaku telah menyiapkan strategi untuk memenangkan pasangan Basuki T Purnama- Djarot Saiful Hidayat di putaran kedua.
Wasekjen Partai Hanura Dadang Rusdiana mengatakan salah satu strategi yang akan dilakukan yakni mengindentifikasi dan mengevaluasi kekalahan Ahok-Djarot di beberapa lokasi tempat pemungutan suara (TPS).
"Ya tentu kita identifikasi dan evaluasi pada TPS-TPS mana saja No 2 kalah," kata Dadang saat dihubungi intiberita.info, Senin (20/2).
Setelah dievaluasi, Hanura akan melakukan penguatan di sejumlah TPS-TPS tersebut. Partai-partai pengusung Ahok-Djarot telah membagi tugas untuk penguatan wilayah yang menjadi basis pendukung.
"Setelah teridentifikasi tentu kita akan lakukan penguatan, tentunya kita akan bagi tugas juga. Karena setiap parpol pendukung no 2 punya basis masing-masing," jelasnya.
Salah satu contoh TPS yang menjadi lokasi kekalahan Ahok-Djarot yakni di TPS 08 Kelurahan Kuningan Timur, Jakarta Selatan. Pasangan Ahok-Djarot kalah telak dengan pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno. Padahal, TPS tersebut berada di dekat rumah Djarot Saiful Hidayat dan menjadi lokasi cawagub dari Ahok itu mencoblos pagi tadi.
Berdasarkan data yang diperoleh merdeka.com, Rabu (15/2), pasangan Anies-Sandiaga memperoleh 140 suara. Suara tersebut jauh berada di atas Ahok-Djarot yang meraih 93 suara. Sementara itu, berada di posisi ke tiga pasangan Agus-Sylvi dengan 84 suara. Total suara adalah 317 suara.

Blogger Comment
Facebook Comment