
Tanggul Kali Bekasi sepanjang 50 meter di Jalan Cipendawa, Kelurahan Bojongmenteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, ambrol. Diduga, penyebabnya karena dasar tanggul terkikis akibat tergerus arus sungai.
Lurah Bojongmenteng, Tati Hartati mengatakan, tanggul ambrol terjadi pada Senin (27/2) malam, ketika debit Kali Bekasi meningkat signifikan akibat mendapatkan kiriman dari Bogor.
"Arusnya deras, kemudian dasar tanggul menjadi terkikis," katanya, Selasa (28/2).
Tanggul yang terbuat dari beton sheet pile tersebut ambrol karena titik ditanamkan tanggul itu tergerus arus kali.
"Awalnya tanah di pinggir kali ambles, kemudian tanggulnya ambrol ke sungai," katanya.
Wakil Satgas BPBD Kota Bekasi, Karsono mengatakan, debit kali pada malam kemarin mencapai 560 cm, padahal normal maksimal sebesar 300 cm.
"Pintu air di bendungan Kali Bekasi dibuka, ini menambah kecepatan arus, sehingga mengikis dasar sungai," katanya.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kota Bekasi, untuk melakukan penanganan selanjutnya. [lia]

Blogger Comment
Facebook Comment