KORANSINDO.TOP
Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, Rizieq diperiksa pada 27 Juli 2017 lalu.
Menurutnya, dalam pemeriksaan itu penyidik belum sepenuhnya menanyakan kasus yang membelit Rizieq. Karena itu, nantinya penyidik akan kembali memeriksa Rizieq.
"Tapi belum keseluruhan karena yang bersangkutan masih ibadah. Kalau ada kekurangan kami tanyakan kembali. Intinya kami sudah dapatkan informasi yang diminta penyidik tapi belum semua. Kalau ada yang perlu ditambahkan, kami akan periksa kembali," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/8).
Argo enggan membeberkan apakah dalam pemeriksaan itu Rizieq membantah atau tidak chat porno yang diduga antara dirinya dengan Firza. Namun dia menyatakan yang jelas penyidik sudah mendapatkan jawaban dari Rizieq.
"Intinya kami sudah dapatkan jawaban," tegasnya.
Sebelumnya, penyidik dari Mabes Polri dan juga Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi. Pemeriksaan dilakukan oleh lima orang penyidik pada 27 Juli lalu.
Kuasa hukum FPI Sugito Atmo Pawiro mengatakan, saat itu kliennya dicecar 50 pertanyaan oleh penyidik. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan seputar kasus yang menjerat Rizieq.
"Ada sekitar 50-an pertanyaan, kalau tidak salah. Iya, untuk kasus yang menjerat Habib (Rizieq). Tapi lebih banyak pertanyaan soal chat itu ya," ujarnya s
Saat ditanyakan soal chat porno dengan Firza Husein, Rizieq mengakui nya hanya dalam keadaan mabuk .
"Hubungan dengan Firza hanya sebatas guru dan murid awalnya saja. Dia (Rizieq) menegaskan chat mesum itu hanyalah dalam keadaan mabuk atau tidak sadar .



Blogger Comment
Facebook Comment